Mengkonsumsi Pil Anti Haid

(Fatawa: Majalah As-Sunnah Edisi 05 Tahun XIII)


Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullâh ditanya :

Sebagian wanita sengaja mengkonsumsi pil anti haid pada bulan Ramadhan, agar bisa puasa penuh sehingga tidak perlu mengqadha’ pada waktu yang lain. Apakah ini boleh dilakukan ? Apakah ada persyaratan yang bisa dilakukan oleh kaum wanita ?

Beliau menjawab:

Menurut saya, dalam masalah seperti ini sebaiknya seorang wanita tidak melakukannya dan membiarkan dirinya sebagaimana yang telah ditakdirkan oleh Allâh Ta’ala dan menjalani apa yang telah tetapkan buat kaum Hawa. Allâh Ta’ala menakdirkan kejadian bulanan ini pasti untuk suatu hikmah. Dan hikmah ini sesuai dengan tabi’at kaum wanita. Jika ini kemudian dihalangi, maka tidak diragukan lagi akan menimbulkan reaksi negatif bagi tubuh, padahal Rasûlullâh Shallallâhu ‘Alaihi Wassallam bersabda :

“Tidak boleh memudharatkan diri dan tidak boleh memudharatkan orang lain.”[1]

Ini tanpa memandang bahaya yang dapat ditimbulkan oleh pil-pil ini bagi rahim, sebagaimana dijelaskan oleh para dokter. Jadi menurut saya, sebaiknya kaum wanita tidak menggunakan pil-pil ini. Dan alhamdulillâh atas takdir dan hikmah-Nya, jika tiba masa haid bagi kaum wanita yang berpuasa, maka dia tidak boleh puasa dan shalat. Kalau sudah selesai, baru memulai puasa dan shalat. Kalau bulan Ramadhan sudah usai, maka dia bisa mengqadha’ puasa yang terlewatkan.

(al-Fatâwâs Syar’iyyah Fil Masâilil ‘Ashriyyah Min Fatâwa Ulama Baladil Harâm, Hal. 279-280)

[1]
Ibnu Mâjah dalam Al-Ahkâm, no. 2341 dan dalam Al-Arbaîn, Imam Nawawi rahimahullâh mengatakan: “Hadits ini memiliki beberapa jalur periwayatan yang saling menguatkan.”

 

Tentang nasrulm2

Saya lahir di Medan 05 Nopember 1989, Saya berdarah Padang Sumatra Barat, Tamatan YPAI SMK ERIA 2008, Segala Sesuatunya hanya milik Allah SWT, Jika Allah Berkehendak.. tiada satupun yang bsa menghalang... karena Allah maha Besar...tiada yg berhak disembah kecuali Allah.. Tiada yang tak mungkin jika Allah menginginkan nya....
Pos ini dipublikasikan di Fatwa, News dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s